Rabu, 25 Januari 2012

angin di daun pohon .

 aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA...ada satu wanita yang sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya..dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dan sebagainya..dia sangat peduli dengan orang lain dan religius..tapi dia hanya wanita biasa saja.
 akumenyukai gayanya yang apa adanya , kemandiriannya , aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya.
 alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku...aku juga takut jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang...aku juga takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya...aku merasa dia adalah “sahabatku” dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia.
 Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.
 ketika aku mencium pacarku yang kedua , dan terlihat olehnya..dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata “lanjutkan saja…” dan setelah itu pergi meninggalkan kami...esoknya , matanya bengkak dan meraa .
 aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis , tapi aku tertawa dengannya seharian..ketika semuanya telah pulang , dia sendirian di kelas untuk menangis...dia tidak tahu bahwa aku kembali untuk mengambil sesuatu di kelas , dan aku melihatnya menangis selama sejaman.
 pacarku yang ke-4 tidak menyukainya...pernah sekali mereka berdua perang dingin , aku tahu bukan sifatnya untuk memulai perang dingin...tapi aku masih tetap bersama pacarku...aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget...aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku...esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya...aku tahu bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tahu bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia , aku juga sedih .
 ketika aku putus dengan pacarku yang ke-5 , aku mengajaknya pergi...setelah kencan satu hari itu , aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya...dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingin dia katakan padaku...aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang...aku tahu pria itu , dia sering mengejarnya selama ini...pria yang baik , penuh energi dan menarik .
 aku tak bisa memperlihatkan betapa sakitnya hatiaku , tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya..ketika aku sampai di rumah , sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya...seperti ada batu yang sangat berat di dadaku...aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa .
 air mata mengalir dan aku jatuh menangis...sudah sering aku melihatnya menangisi ku , tapi saat ini aku yang menangisinya .
 ketika upacara kelulusan , aku membaca SMS di handphone-ku...SMS itu dari dia yang bertulis , Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal? .
  selesai upacara serorang wanita (sebut saja temannya)
, memberikanku sebuah buku...ternyata buku itu adalah diary dari wanita yang ku suka tersebut...aku tidak sabaran untuk bembacanya .
  setelah bubar aku ke taman dan membaca buku tersebut...buku tersebut berisi cerita tentang dia dan aku .

  isi tersebut :

  selama 3 tahun di SMA aku dekat dengan seorang pria , bukan sebagai pacar tapi “Sahabat”...tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya , yaitu CEMBURU .
 mereka hanya bersama selama 2 bulan...ketika mereka putus aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya...tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi..itu membuatku bersedih kembali .
 aku menyukainya dan aku tahu bahwa dia juga menyukaiku , tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya? , mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah?..ketika dia punya pacar baru lagi , hatiku selalu sakit...waktu berjalan dan berjalan , hatiku sakit .
 aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan , tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik di luar perlakuannya hanya untuk seorang teman?
 menyukai seseorang sangat menyusahkan hati , aku tahu kesukaannya , kebiasaannya...tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui .
 di luar itu , aku mau tetap di sampingnya...memberinya perhatian , menemaninya , dan mencintainya...berharap bahwa suatu hari dia akan datang dan mencintaiku...hal itu seperti menunggu telponnya setiap malam , mengharapkannya untuk mengirimku SMS...aku tau sesibuk apa pun dia , dia pasti meluangkan waktunya untukku...karena itu aku menunggunya...3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah...kadang aku berpikir untuk tatap menunggu...luka dan sakit hati yang menemaniku selama 3 tahun ini .
 ketika diakhir tahun ke-3 seorang pria mengejarku , dia adalah adik kelasku..setiap hari dia mengejarku tanpa lelah...dari penolakan yang telah dia tunjukkan aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil di hatiku .
 dia seperti angin yang hangat dan lembut , mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon...akhirnya aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan angin ini ruang yang kecil di hatiku . 
 aku tau angin ini akan membawa pergi daun yang lusuh jauh dan ke tempat yang lebih baik...akhirnya aku meninggalkan pohon...tapi pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal , aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku .

 air mataku menetes ke buku tersebut..betapa menyesalnya aku telah menyia-nyiakannya .
 kejadian ini takkan bisa kulupakan dan akan menjadi kenangan  yang menyedihkan bagiku ..